Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Senin, 13 Juni 2011

PENJELASAN TENTANG ROKOK DAN KOPI

Para ulama berbeda pendapat tentang hokum rokok dan kopi. Ada yang mengatakan haram, halal atau mubah. Karenanya itu masalah kehalalan dan keharamannya menjadi panjang dan berlarut-larut. Masing-masing mencari dalil/argumen bagi keputusan hukum yang diambil. Maka jadilah rokok terkenal dengan nama tanbak. Akan tetapi sebagian dari para ulama tidak menghukumi rokok secara mutlak. Artinya tidak menghukuminya secara mutlak.

Sebagaimana sikap para ulama dalam menghukumi rokok, hal yang demikian terjadi pada kopi. Pada awal abad 10 para ulama menghukumi kopi haram. Diharamkan karena ia membahayakan.

Syekh Ahmad bin Ahmad mengikuti pendapat ayahnya, sebagai ulama besar di Mesir, terkait hokum kopi. Para ulama mengikuti pendapat beliau yang menghukuminya mubah. Para ulama sesudah beliaupun sepakat mengenai kemubahan kopi.

Karena itulah kita dilarang meninggalkan ilmu dengan alasan malas dan sombong dalam mempelajari suatu ilmu. Dilarang sombong untuk belajar dari orang yang lebih rendah ilmunya atau kedudukannya di dunia. Sesungguhnya meninggalkan belajar menyebabkan terputusnya kebaikan serta menyebabkan kerusakan.

Semoga Allah subhanallahu wa ta’ala menjauhkan kita dari meninggalkan belajar/mencari ilmu. Yang harus kita lakukan bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu, karena ilmu diciptakan kecuali dengan belajar.

Syekh Ihsan mengatakan babwa kebanyakan ulama mengikuti fatwa ibnu hajar al-Haitami.

Syekh Ahmad bin Umar al-Muzjadi mengatakan bahwa kopi itu tidak menghilangkan akal. Bahkan menambah semangat menurut Imam Ramli. Kopi mampu menambah semangat hati dan tidak membahayakan. Iapun bisa membawa semangat dalam beribadah.

Syekh Ibnu Hajar, di dalam buku syarah al-‘ubab juga mengatakan bahwa gurunya, Syekh Islam, beliau minum kopi sebagai obat.

Kalau tujuannya sebagai pendorong ibadah maka hukumnya sunah. Iapun adakalanya mubah (boleh), makruh. Dan ada yang mengatakan haram seperti pada akhir bab I yang diringkas dalam buku yushrat al-ikhwan yang ditulis oleh Syekh Muhammad. Beliau mengatakan bahwa hasiat/manfaat kopi banyak sekali dan bahayanya sangatlah sedikit.

Beliau mengatakan bahwa kopi memberikan manfaat diantaranya:
1. Kopi dapat menguatkan ingatan otak dan yang lain dapat mencerdaskan hati dan menambah daya piker dan juga menguatkan akal dari penglihatan dan pendengaran serta menguatkan panca indera setelah ia kutang/tidak berfungsi.
2. Seunguhnya ia mengurangi tidur/rasa kantuk.
3. Menguatkan otot.
Manfaat diatas tidak hanya sebatas pada laki-laki tetapi termasuk perempuan juga.

Menurut kesehatan:
1. Mencegah penyakit syaraf
Kandungan antioksidan dalam kopi akan mencegah kerusakan sel yang berhubungan dengan parkinson. Sedangkan kadein dapat berfungsi menghambat peradangan dalam otak
2. Melindungi gigi
menurut penelitian dengan meminum kopi secangkir setiap hari dapat dapat mencegah resiko kanker mulut. Selain itu kopi yang mengndung kafein juga memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket. Sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang yang menggerogoti lapisan gigi.
3. Menurunkan resiko kanker payudara
Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition. Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini
4. Mencegah batu empedu
5. Melindungi kulit
konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat mengurangi resiko kanker kulit.
6. Mencegah diabetes
7. Mencegah sirosis
kopi dapat melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol
8. mengurangi resiko jantung dan stroke
sebuah studi di Finlandia menemukan bahwa yang minum kopi dua sampai tiga cangkir setiap hari memiliki resiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Namun bila lebih dari 5 cangkir bisa merusak pembuluh darah.
Meskipun manfaat kopi juga banyak, namun begitu pula efek negatif minum kopi pastinya juga ada.
Sebenarnya bagi kebanyakan orang dalam kondisi normal, minum kopi 2 sampai 3 cangkir setiap hari tidak menimbulkan dampak negatif. Akan tetapi akan muncul efek negatifnya jika konsumsi kopinya secara berlebihan. Biasanya akan timbul jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan lainnya. Apalagi kopi juga mengandung kefein yang bersifat stimulan yang mencandu


Dan bagi orang yang membiasakan minum kopi maka baginya manfaat kopi tidak langsung seketika tetapi sedikit demi sedikit. Selanjutnya ia akan memperoleh banyak manfaat. Apalagi pada orang yang senantiasa memeras otak, maka ia akan mendapatka ingatan yang baik, ketika menginginkannya.

Seperti penyair, penulis dan orang yang sedang sibuk belajar. Tetapi kopi mengandung bahaya bagi orang yang terkena hipertensi (darah tinggi) dan kurang baik juga ketika meminumnya sebelum makan. Karena dapat melemahkan pencernaan dan mengurangi kegemukan. Allahu a'lam bis showab

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar